|
Malam Dan Siang Hanyalah Sebuah Perjalanan |
|
|
|
|
Ditulis oleh Nurud Da'wah
|
|
Rabu, 30 September 2009 17:37 |
|
MALAM DAN SIANG HANYALAH SEBUAH PERJALANAN Oleh Abdul Malik bin Muhammad al-Qasim Saudaraku semuslim… Malam dan siang hanyalah sebuah perjalanan yang selalu dilalui oleh setiap insan, dia melewatinya selangkah demi selangkah sehingga sampai pada akhir sebuah perjalanan. Jika Anda bisa mempersembahkan sebuah perbekalan pada setiap langkah tersebut, maka lakukanlah, karena tidak lama lagi perjalanan ini akan berakhir, bahkan dia berlari dengan lebih cepat dari yang engkau bayangkan. Maka bekalilah dirimu dalam perjalanan ini dan lakukanlah kewajibanmu, seakan-akan engkau sedang ada dalam perjalanan yang banyak mengandung bahaya para perampok. Seorang Salaf menulis surat kepada saudaranya (yang isinya), “Wahai saudaraku, engkau berkhayal bahwa engkau selamanya berada di dunia, akan tetapi sebenarnya engkau ada dalam sebuah perjalanan. Engkau digiring dengan cepat, kematian datang menghadangmu, sedangkan dunia telah menggulung tikarnya di belakangmu, umurmu yang telah berlalu sama sekali tidak akan kembali.”[1]
|
|
|
Kelompok Manusia Dalam Berpuasa 1 |
|
|
|
|
Ditulis oleh Muta'alim
|
|
Rabu, 12 Agustus 2009 15:38 |
|
KELOMPOK-KELOMPOK MANUSIA DALAM BERPUASA
Oleh: Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin Bagian Pertama dari Empat Tulisan [1/4]
BERBUKA PUASA AGAR KUAT MELAKUKAN UMRAH BAGI MUSAFIR Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : "Seorang musafir (dalam perjalanan) ketika sampai di Mekkah dalam keadaan berpuasa, bolehkah ia berbuka puasa agar kuat menunaikan umrah ?" Jawaban. Pada putuh Mekkah tanggal 20 Ramadhan, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam setibanya di Mekkah dalam keadaan berbuka dan shalat dua raka'at dengan penduduk Mekkah. Lalu beliau berkata : "Sempurnakanlah shalat kalian karena kami kaum sedang menempuh perjalanan". Menurut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dan Ibnu Katsir, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam pada tahun tersebut dalam keadaan tidak berpuasa, yakni berbuka selama sepuluh hari di Mekkah pada perang penaklukan kota Mekkah. Dalam Shahih Bukhari dari Ibnu Abbas diterangkan. "Artinya : Beliau (Nabi) terus berbuka sehingga habis bulan".
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Ditulis oleh Abu Affan
|
|
Kamis, 21 Mei 2009 22:49 |
|
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Artikel ini saya tulis saya peruntukan untuk Saudaraku Laki-laki yang sedang menjalankan tugas untuk belajar di Republik Rakyat Cina. Yang sedang kesulitan untuk melaksanakan Ibadah Sholat, karena di tempat belajarnya tidak terdengar azan. Cara pertama Download software Athan untuk Mobile (Pake Handphone) di sini http://www.islamicfinder.org/mobile/index.php, setelah itu di install pada handphon, setting bahasa, tempat anda berada saat ini, dan sesuaikan waktu di tempat anda berada. Cara kedua Download software Athan untuk PC Laptop atau PC Desktop di sini http://www.islamicfinder.org/athanDownload.php, setelah itu di install pada PC anda, setting bahasa, tempat anda berada saat ini, dan sesuaikan waktu di tempat anda berada. Dan pada saatnya nanti tinggal dengarkan suara panggilan azan dengan syarat Komputer anda atau handphone anda harus aktif. Demikian tulisan pendek ini, smoga bermanfaat buat Saudaraku Laki-laki yang sedang berada di RRC. Wassalmu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Sabtu, 24 Januari 2009 16:11 |
|
FIQHUL WAQI' [MEMAHAMI REALITA UMMAT]
Oleh: Syaikh Muhammad Nasiruddin Al-Albani Bagian Pertama dari Enam Tulisan [1/6] Segala puja dan puji hanya milik Allah Jalla Jalaluhu, kami memujiNya, memohon pertolongan dan ampunanNya. Kami berlindung kepadaNya dari kejahatan diri-diri kami dan keburukan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang ditunjukiNya tiada seorangpun yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang di sesatkanNya, maka tidak ada yang dapat memberi petunjuk. Aku bersaksi bahwasanya tiada sesembahan yang sebenarnya selain Allah Jalla Jalaluhu Yang Mahaesa, tiada sekutu bagiNya. Aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah hamba dan rasulNya. Amma ba'du. Bahwasanya Rasulullah Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda. "Artinya : Hampir tiba saatnya ummat-ummat itu saling seru menyeru untuk memerangi kalian, sebagaimana orang yang akan makan saling menyeru untuk segera ketempat makannya. Seorang berkata "apakah karena jumlah kami sedikit pada saat itu ?" Beliau berkata : (tidak) bahkan jumlah kalian pada saat itu banyak, namun kalian ibarat buih yang terbawa oleh banjir. Dan benar-benar Allah akan mencabut dari hati musuh-musuh kalian rasa segan mereka terhadap kalian, dan Allah akan melemparkan dalam hati kalian 'al-wahan', seorang bertutur : "Wahai Rasulullah apakah 'al-wahn' itu ?. Beliau menjawab : 'Cinta dunia dan benci pada kematian". [Dikeluarkan oleh Abu Dawud, Ahmad, Ibnu Abi Dunyaa dan selainnya, dishahihkan oleh Al-Albani dalam 'Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah' jilid 2, halaman 647. No. hadits 958] Terungkap dengan sangat jelas dari hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam yang mulia ini berbagai fenomena dan gambaran tentang "malapetaka besar" yang menimpa kaum muslimin, dan telah memecah belah persatuan mereka, melemahkan kemuliaan dan kehormatan mereka, serta memporak porandakan barisan-barisan mereka.
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
|
|
|
|